Mahasiswa MPM Fikom Unpad berhasil meraih Juara 3 dan Ide Terbaik pada Fortex 15th kategori Marketing Plan Competition 2024 Institut Pertanian Bogor. Tergabung dalam Tim “Fold n Grip” yang terdiri dari Indira Yusra Ramadhanti dan Yosingka Eryu Ade Syahputra, mahasiswa MPM Angkatan 2022. Dengan penuh semangat, melihat anak-anak Fikom membuat mereka menyambut tantangan lomba ini dengan berani dan mengambil kesempatan untuk berpartisipasi.
Tentang FORTEX 15th
FORTEX 15th adalah singkatan dari Forest Products Exhibition ke-15, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Hutan, Institut Pertanian Bogor. FORTEX 15th mengusung tema “FOREST FANTASIA: Forest Festival and The Art of Sustaining Indonesian Forest Product” yang bertujuan untuk mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mempromosikan inovasi, kreativitas, dan kesadaran terhadap keberlanjutan dalam industri hasil hutan.
Terdapat tiga mata lomba yang diselenggarakan. Salah satunya adalah Marketing Plan Competition yang merupakan sebuah kompetisi karya tulis dalam bentuk marketing plan. Memiliki tiga sub tema yaitu “Sandang, Pangan, dan Papan”. Pada mata lomba ini mahasiswa dapat berkreasi mengembangkan ide marketing yang original, unik, bermanfaat, dan memiliki nilai jual untuk produk berbasis hasil hutan.
Mahasiswa MPM Unpad Meraih Juara Tiga dan Ide Terbaik dengan Inovasi Gantungan Ramah Ruang
Tim Fold n Grip mengangkat isu keterbatasan ruang sebagai dasar penciptaan produk inovatif mereka dalam kompetisi Marketing Plan FORTEX 15th. Mengusung tema keberlanjutan hasil hutan, mereka merancang sebuah gantungan baju multifungsi yang juga diberi nama Fold and Grip. Produk ini dirancang agar dapat menyesuaikan dengan berbagai ukuran dan bentuk ruangan. Sehingga menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan ruang tinggal.
Bagi tim, permasalahan ini kerap terabaikan, padahal sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Kompetisi ini berlangsung dalam dua tahap: pengumpulan karya untuk proses kurasi, dilanjutkan dengan babak final berupa presentasi karya secara daring melalui Zoom Meeting. Sehingga, lewat inovasi ini tim Fold n Grip ingin menyampaikan bahwa pengolahan hasil hutan bisa diwujudkan dalam bentuk produk sederhana. Berdampak nyata sekaligus menjadi bentuk kontribusi terhadap gaya hidup berkelanjutan.
FORTEX 15th Menjadi Wadah Awal untuk Tumbuh Berkembang
Bagi mereka pengalaman pertama mengikuti lomba di FORTEX 15th begitu mengagumkan. Mereka mengaku bahwa ini merupakan jenis lomba yang berbeda dari yang biasa diikuti. Selama ini, keterlibatannya dalam kompetisi selalu berkaitan erat dengan bidang di Manajemen Produksi Media, khususnya dunia perfilman. Sehingga tak heran jika rasa gugup sempat muncul. Dengan melihat peserta lain yang memiliki kemampuan luar biasa, menumbuhkan rasa kepercayaan diri. Mereka melihat ajang ini sebagai sarana pembelajaran untuk mengasah kemampuan di bidang marketing.
Walaupun belum memiliki pengalaman langsung di dunia praktis, bekal dasar mengenai dkv dan digital marketing menjadi kekuatan awal. “Hal ini sebagai bentuk nyata dari proses belajar yang menjadi wujud apabila belajar hal baru sehingga dituangkan menjadi karya, tak hanya disimpan di balik kepala.” ungkap Dira, salah satu anggota tim “Fold n Grip”. Prestasi yang berhasil diraih oleh mahasiswa Manajemen Produksi Media dalam kompetisi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk turut serta dalam berbagai ajang kompetitif lainnya, guna memperluas wawasan dan pengalaman.
Memasuki tahun 2025, Indira dan Yosingka aktif mengikuti lomba di bidang komunikasi. Sebelumnya, mereka pernah meraih penghargaan di ajang Comminfest 2024. Tahun ini, mereka mencoba tantangan baru dengan mengikuti kompetisi Ajisaka. Meski belum berhasil menang, pengalaman ini menjadi proses penting dalam perjalnan mereka. Mereka terus belajar, beradaptasi, dan memperluas kemampuannya. Bagi keduanya, setiap lomba adalah ruang untuk bertumbuh secara kreatif dan profesional.
###
Penulis: Daffa Muhammad Fitra (210310240015)
